PMS: gejala sebelum haid dan cara menghadapinya
PMS (sindrom pramenstruasi) adalah kumpulan gejala fisik dan emosi yang muncul beberapa hari sebelum haid dan biasanya mereda setelah haid mulai.
Gejala yang sering muncul
Perut kembung, payudara nyeri, sakit kepala, mudah lelah, ngidam makanan manis atau asin, mudah tersinggung, cemas, sedih, atau sulit tidur. Tidak semua orang mengalami semuanya, dan intensitasnya bisa berbeda tiap bulan.
Kapan muncul
Biasanya di akhir fase luteal, sekitar 1 sampai 2 minggu sebelum haid. Karena polanya berulang, mencatat gejala beberapa siklus membantu memperkirakan kapan PMS datang.
Yang bisa membantu
Tidur teratur, gerak ringan setiap hari, makan teratur dengan cukup protein dan serat, mengurangi kafein dan alkohol, serta memberi diri jeda saat mood sedang turun. Memberi tahu orang terdekat juga membuat hari-hari itu lebih ringan.
Kapan perlu bantuan
Kalau gejala emosi sangat berat sampai mengganggu pekerjaan, hubungan, atau muncul pikiran menyakiti diri, segera bicarakan dengan dokter atau tenaga kesehatan mental. Ini bisa ditangani.
Pertanyaan umum
Apa bedanya PMS dan tanda kehamilan?
Beberapa gejala mirip, seperti payudara nyeri dan lelah. Kalau haid terlambat dan ada kemungkinan hamil, tes kehamilan atau dokter yang bisa memastikan.
Apakah PMS bisa dicegah?
Tidak selalu, tapi kebiasaan seperti tidur cukup, gerak rutin, dan makan teratur sering membuat gejalanya lebih ringan.
Catat siklusmu di Kala. Gratis, jalan di Android dan iPhone, dengan perkiraan yang jujur, tanggal Hijriah, pencatat utang puasa, dan mode pasangan.
Mulai gratisKala bukan alat medis dan bukan metode kontrasepsi. Untuk keluhan kesehatan, konsultasikan ke dokter atau bidan.